Kehidupan Awal Vincent Van Gogh

 

- Vincent Van Gogh -

Vincent can Gogh (1853-1890) adalah seniman beraliran pasca-impressionisme asal Belanda yang lukisan-lukisannya sangat terkenal dalam sejarah seni. Sapuan kuasnya yang dramatis, pewarnaan yang cerah, dan keahliannya dalam menggambarkan sebuah momen dan melukiskan cahaya dinilai sebagai seni yang revolusioner. Baru populer di akhir hidupnya, perjuangan dan semangatnya membuka mata dunia tentang bagaimana sejatinya menjadi seorang seniman.

Karya-karyanya seperti Bunga Matahari, Teras Kafe di Malam Hari, dan Malam Berbintang ikonik di dunia melukis, ia tidak hanya populer sebagai seorang seniman, namun juga dikenal sebagai orang yang berjasa sepanjang sejarah dan gerakan seni.

KEHIDUPAN AWAL

Vincent Willem van Gogh lahir pada 30 Maret 1853 di Groot-Zundert, Belanda. Ibunya adalah Anna Cornelia Carbentus (1819-1907) dan ayahnya, Theodorus (1822-1885), adalah seorang pastor di Gereja Reformasi Belanda. Tiga paman Vincent bekerja di perdagangan seni. Vincent adalah murid cerdas yang senang menggambar di sekolahnya di Zevenbergen dan Tilburg. C. C. Huysmans, guru menggambarnya di Tilburg, mengajarinya untuk meniru lukisan kuno sebagai latihan dasar dan cara untuk meniru bentang alam. Lukisan-lukisan awal Vincent tidak menunjukkan bakat tertentu. Pada bulan Juli 1869, Vincent bergabung dengan firma Goupil & Cie di cabang Den Haag. Perusahaan ini menjual lukisan cetak dan asli. Vincent bekerja dengan baik, pada Januari 1873, ia dipindah ke cabang Brussels. Bulan Juni ia pindah ke cabang London. Vincent rajin menggambar, mengunjungi galeri-galeri di ibu kota, dan mulai tertarik pada puisi Inggris.

Sekitar tahun 1874 dan 1875, Vincent dipindah ke cabang Paris milik Goupil, lalu kembali ke London, kemudian ke Paris lagi. Ia mulai merasa tidak baik, Vincent lalu diberhentikan pada tahun 1876. Ia kemudian mengikuti pos mengajar di Ramsgate, Inggris, dan mengajar di bawah naungan Pendeta Jones, yang menyaksikannya khotbah di beberapa desa di luar London. Vincent tampaknya sulit tinggal lama di satu tempat saja, karena tak lama kemudian ia mulai berjualan buku di Dordrecht pada 1876. Berniat untuk meniti karir di Gereja, Vincent pindah ke Amsterdam pada Mei 1877 untuk mempersiapkan ujian teologi. Pada periode ini, Vincent terus melanjutkan sketsanya dan berfokus pada gambar bentang alam.

"...semua tergantung pada warna, dengan sedikit penyederhanaan bisa membuat gaya yang baru, menciptakan sebuah kesan..." van gogh (lt, 554f)

Van Gogh tampaknya ingin mengajarkan kedamaian agama kepada para buruh tani, pada Juli 1878, ia mencoba untuk menjadi misionaris evangelis. Ia menghabiskan tiga bulan di Brussel untuk pelatihan, namun Vincent adalah pembicara yang payah yang kemudian tidak diberikan pos, tapi ia tetap pergi ke kota pertambangan di wilayah Borinage Belgia pada Desember 1878. Setelah mendapat dukungan resmi, Vincent justru mengalami puncak kegilaan pada Juli 1879, saat ia memberikan semua hartanya kepada para petani. Vincent menyelesaikan misi pribadinya setahun kemudian, sampai semangat relijiusnya terkuras habis. Lukisannya berkembang menjadi sketsa, terutama ilustrasi para penambang. Ia mempelajari buku-buku teori kesenian untuk meningkatkan kemampuan menggambar mistar.

Di satu titik di tahun 1879, ia memutuskan untuk menjadi seniman penuh waktu. Pada Oktober 1880, ia berencana bergabung dengan Akademi Kesenian di Brussel, tapi kemudian kehabisan uang dan diminta untuk kembali ke rumah orangtuanya di Etten pada April 1881. Di tahun 1882, Vincent melakukan perjalanan ke Den Haag dan bertemu dengan sepupunya yang seorang seniman, Anton Mauve (anggota penting The Hague School), yang kemudian memberikan semangat pada Vincent untuk memulai lukisan cat air, hal ini mendapat dukungan dari Theo. Namun Vincent ditolak mentah-mentah oleh sepupunya yang lain, Kee Vos-Stricker. Kunjungan singkatnya berakhir dengan perkelahian dengan ayahnya karena Vincent tidak ingin kembali ke gereja lagi. Di Den Haag, dengan bantuan Mauve, Vincent membangun studio pertamanya.

Comments

Popular posts from this blog

Fakta Dari Seniman Kaya Multitalenta "Michelangelo"

Hal yang mungkin anda tak ketahui tentang Leonardo da Vinci, 500 tahun setelah kematiannya

Biografi Raden Saleh, Seniman Indonesia