Hal yang mungkin anda tak ketahui tentang Leonardo da Vinci, 500 tahun setelah kematiannya
Pelukis terkenal Italia, Leonardo da Vinci
Leonardo Da Vinci dikenal luas sebagai salah seorang polymath (berpengetahuan di berbagai bidang) terbesar dalam sejarah manusia, Leonardo adalah penemu, seniman, musisi, arsitek, insinyur, ahli anatomi, ahli botani, ahli geologi, sejarawan, dan kartografer.
Karya-karnyanya mencerminkan pengetahuannya yang mendalam tentang tubuh, penelitiannya yang luas tentang cahaya dan wajah manusia, dan teknik sfumato (bahasa Italia untuk “berasap”), yang memungkinkan gambar menjadi sangat hidup. Leonardo menganggap seniman adalah murid ilahi, melalui tulisannya, “Kami, dengan seni kami, dapat disebut sebagai cucu-cucu Tuhan.”
Para sarjana abad kedua puluh satu di MIT memberinya peringkat orang paling berpengaruh keenam yang pernah hidup. Seperti Rembrandt dan Michelangelo, ia sangat terkenal sehingga hanya dikenal dengan nama depannya saja. Namun terlepas dari ketenarannya, ada hal-hal tentang Leonardo yang bagi banyak orang saat ini mengejutkan.
- Keturunan gelap
Leonardo lahir dari hubungan di luar nikah pada 15 April 1452. Ayahnya, Piero, adalah seorang notaris kaya, dan ibunya, Caterina, adalah seorang gadis petani lokal. Meskipun keadaan kelahirannya menempatkan Leonardo pada posisi yang kurang menguntungkan dalam hal pendidikan dan warisan, penulis biografi Walter Isaacson menganggap itu sebagai keberuntungan yang luar biasa. Alih-alih diharapkan menjadi notaris seperti ayahnya, Leonardo malah bebas untuk mengembangkan berbagai kejeniusannya. Orang-orang menduga bahwa hal tersebut juga memberi dia rasa urgensi khusus untuk membangun identitasnya sendiri dan membuktikan dirinya.
Fisik Yang Indah
Dari potongan kertas ke buku catatan
Pendidikan orang luar
Penunda yang produktif
Motivasi pesaing
Pengagum dari kerajaan
Nilai yang meroket
Pada November 2017, salah satu lukisan yang dikaitkan dengan Leonardo, “Salvator Mundi” (“Penyelamat Dunia”), menjadi rekor untuk lukisan termahal yang pernah dijual, seharga US$450 juta. Dilukis menggunakan minyak pada kenari pada sekitar 1500, lukisan itu menggambarkan Yesus menawarkan doa berkat dengan tangan kanannya sambil memegang bola kristal yang tampaknya mewakili kosmos di kirinya. Lukisan itu mengalami pengabaian dan restorasi yang buruk dan telah lama dianggap sebagai karya salah satu siswa Leonardo, serta pada 2005 terjual sebagai bagian dari warisan seorang pengusaha Baton Rouge dengan harga kurang dari US$10.000. Keberadaannya saat ini tidak diketahui.
Hanya setengah abad setelah kematian Leonardo, penulis biografi Vasari dengan indah menyimpulkan keabadian makna hidupnya:
“Dalam kehidupan normal, banyak laki-laki dan perempuan dilahirkan dengan bakat luar biasa; tetapi adakalanya, dengan cara yang melampaui alam, seseorang secara mengagumkan dianugerahi keindahan, keanggunan, dan bakat yang berlimpah sehingga ia meninggalkan manusia lain jauh di belakang, semua tindakannya tampak terinspirasi, dan memang semua yang dia lakukan jelas berasal dari Tuhan daripada dari keterampilan manusia.”
https://theconversation.com/8-hal-yang-mungkin-anda-tak-ketahui-tentang-leonardo-da-vinci-500-tahun-setelah-kematiannya-117439
Comments
Post a Comment